Berlangganan

Bagaimanakah Ciri-ciri Tumbuhan Paku?

Ciri ciri tumbuhan paku - Tahukah Kalian dengan tumbuhan paku? Bagaimanakah ciri-ciri tumbuhan paku tersebut? Tumbuhan paku merupakan tanaman dari jenis tumbuhan berkromus atau disebut dengan tumbuhan sejati karena memiliki akar, batang dan daun sejati. Untuk lebih memahami ciri-ciri tumbuhan paku, berikut penjelasan mengenai klasifikasi tumbuhan paku dan manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.

Untuk lebih mudah mengenali tumbuhan paku berikut ciri-ciri dari tumbuhan paku:

1. Tumbuhan paku sudah mempunyai akar, batang dan daun sejati (Cormophyta)

2. Ciri khas tumbuhan paku adalah ujung daun tumbuhan paku ketika masih muda adalah menggulung

3. Habitatnya di tempat yang lembab baik di tanah, batu, tepi sungai dan menempel pada pohon tetapi bersifat epifit (menumpang tetapi tidak merugikan inangnya)

4. Pada daun terdapat bulatan berwarna kuning atau cokelat disebut sorus. Sorus merupakan kumpulan kotak spora yang dibungkun indusium. Daun yang mengandung spora disebut sporofil yang merupakan daun fertile (subur). Daun yang tidak mengandung spora dan hanya untuk fotosintesis saja disebut tropofil yang merupakan daun steril (mandul)

Ciri ciri tumbuhan paku

Klasifikasi Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku merupakan salah satu spesies tanaman yang memiliki banyak jenis. Oleh karena itu dilakukan klasifikasi tumbuhan paku agar lebih mudah dalam mengenali ciri-ciri tumbuhan paku. Klasifikasi tumbuhan paku didasarkan pada ciri-ciri tumbuhan yakni keberadaan daun dan bentuk serta susunannya, kemudian jenis sporangium dan bentuknya, serta susunan anatomi tubuh tumbuhan paku.

Tumbuhan paku yang telah diklasifikasi terbagi menjadi empat subdivisi yakni Psilopsida (paku purba), Lycopsida (paku kawat), Spenopsida (paku ekor kuda) dan Pteropsida (paku sejati)

1. Paku lumut (Psilophyta) menyerupai tumbuhan lumut daun, sebagian besar epifit. Contoh : Psilatum nudum

2. Paku ekor kuda (Spenopsida) memiliki ciri batang terdapat dalam tanah, cabang beruas-ruas, daun fertile menghasilkan spora. Contoh : Equisetum sylvaticum

3. Paku kawat (Lycopsida) memiliki ciri tubuhnya seperti rambut atau kawat, habitat di daerah pegunungan. Contoh : Lycopodium

4. Paku sejati (Pterophyta) dapat hidup dimana-mana sorus berkumpul pada ujung tepid an tersebar di permukaan daun. Contoh suplir semanggi

Manfaat Tumbuhan Paku

Tumbuhan paku merupakan salah satu tanaman yang banyak memiliki manfaat bagi manusia. Selain sebagai tanaman hias yang dapat mempercantik suasana rumah dan taman Anda, tanaman paku juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar dalam pembuatan karangan bunga.

Tanaman paku juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pupuk organic hijau yakni Azolla piñata. Tanaman paku yang dimanfaatkan sebagai obat-obatan yakni Aspidium sp. dan Lycopodium clavatum. Tanaman paku memiliki beraneka macam jenis dan manfaatnya yang banyak berguna dalam kehidupan manusia, namun beberapa spesies tanaman paku telah punah sehingga pada tanaman paku banyak dilakukan pelestarian untuk beberapa tanaman paku yang hamper punah.

Artikel Sebelumnya

Jaringan Ikat longgar

Fungsi Mitokondria

Jaringan Meristem pada tumbuhan