Berlangganan

Pengertian Molekul dan Bentuk Molekul Berdasarkan Susunan Atom

Pengertian molekul ialah bagian terkecil dan tidak dapat terpecah dari suatu senyawa kimia yang terdiri dari dua atau lebih atom yang saling berikatan dengan kuat dalam susunan tertentu. Sebuah molekul dapat terdiri dari beberapa atom yang memiliki unsur yang sama seperti O2 pada oksigen ataupun juga atom yang memiliki beberapa unsur yang berbeda atau yang lebih sering disebut dengan molekul senyawa, seperti H2O yang tersusun dari dua atom H dan satu atom O. Atom-atom tersebut haruslah berhubungan secara kovalen atau sangat kuat, karena atom-atom yang terikat secara non-kovalen tidak akan dianggap sebagai satu molekul tunggal pada umumnya.
Pengertian molekul

Bentuk Molekul

Atom-atom di dalam suatu molekul saling berikatan agar menjadi stabil dengan cara saling berbagi elektron hingga terciptalah suatu bentuk molekul. Bentuk molekul merupakan perkiraan susunan atom-atom dalam suatu molekul berdasarkan susunan ruang pasangan elektron. Meskipun tidak dapat dilihat secara jelas, namun bentuk molekul ini bisa diramalkan melalui dua teori: teori VSEPR dan teori hibridasi.
Teori VSEPR (Valence Shell  Electron Pair of Repulsion) merupakan teori yang dapat menjelaskan struktur ruang molekul dengan pendekatan yang tepat. Teori ini menjelaskan ikatan antar atom yang dapat mempengaruhi bentuk molekul berdasarkan tolakan pasangan electron di sekitar atom pusat. Elektron-elektron yang digunakan secara berpasangan dalam suatu atom pada kulit terluar, baik pasangan terikat maupun pasangan bebas, akan saling menolak satu dengan yang lain sehingga akan menempati posisi sejauh mungkin satu dengan yang lain untuk meminimalisir tolakan tersebut. Karena itulah, dalam meramalkan bentuk suatu molekul, teori ini hanya menggunakan titik electron suatu atom, bukan orbital atom.
Berbeda dengan teori tolakan pasangan electron atau VSEPR, teori hibridasi lebih mengandalkan orbital atom. Hibridasi sendiri ialah proses pencampuran obital atom dalam suatu atom untuk menghasilkan satu set orbital atom baru sebelum membentuk ikatan kovalen. Adapun orbital atom merupakan orbital yang terbentuk sebagai hasil penggabungan 2 atau lebih orbital atom yang tidak setara.
Artikel penting lainnya