Berlangganan

Kromosom, Struktur Kromosom, Mutasi Kromosom

Kromosom – Kromosom merupakan bagian penyusun sel yang berupa molekul dan terdiri dari 1 Deret panjang Molekul DNA. dan Protein. Deretan panjang ini berisi informasi yang lengkap mengenai data genetik dari suatu Makhluk Hidup. Setiap makhluk hidup memiliki struktur data genetik yang berbeda – beda. Akibatnya Setiap individu juga akan memiliki bentuk yang variasi yang beragam.

Struktur kromosom

Struktur kromosom secara umum dapat dibedakan mennadi beberapa bagian sebagai berikut ini :
Satelit merupakan bagian penonjolan yang berupa tambahan terletak di ujung kromosom
Kromatid adalah hasil penggandaan dari sebuah kromosom.
Telomer adalah bagian ujung dari kromosom yang fungsinya untuk mencegah kromosom satu dengan yang lainnya bergabung sehingga setiap kromosom masing – masing terpisah.
Telomer
Sentromer adalah bagain kromosom yang mengalami penyempitan dan terlihat berwarna lebih terang.
Kromonemata merupakan pita yang memiliki bentuk seperti spiral dan terletak di dalam kromosom
Kromomer adalah yang mengalami pengendapan di area Kromonemata.

Mutasi kromosom

Mutasi kromosom adalah perubahan susunan yang terjadi pada kromosom sehingga menyebabkan terjadinya perubahan bentuk fenotip dari suatu makhluk hidup yang berbeda dari normalnya. Banyak faktor yang dapat menyebabkan mutasi kromosom seperti bahan kimia maupun lingkungan sekitar.
Berikut ini beberapa jenis dari mutasi kromosom
1. Delesi atau biasa disebut mutasi
Delesi adalah peristiwa hilangnya 1 alel dari suatu susunan kromosom. Peristiwa delesi ini dapat menyebabkan terjadi perubahan susunan gen sehingga memunculkan kelainan genetis.
Delesi
2. Inversi
Inversi adalah suatu peristiwa dimana gen mengalami pemutusan sehingga ketika mereka bergabung kembali terjadi perubahan susunan Alel. Peristiwa Inversi dapat digolongkan menjadi 2 macam yaitu Inversi Parasentris dan inversi perisentris
3. Translokasi
Translokasi adalah peristiwa dimana terdapat ada satu bagian kromosom yang mengalami penempelan dengan bagian kromosom lainnya sehingga menyebabkan terbentuknya kromosom  yang baru.

Kelainan kromosom

Kelainan Kromosom pada tubuh makhluk hidupp dapat berdampak pada perubahan jumlah kromosom maupun susunannya. beberapa dampak yang sering ditemukan pada manusia adalah terjadinya sindrom pada seseorangl. Berikut ini beberapa kelainan kromosom yang sering kita lihat.
1. Sindrom Turner
Sindrom turner
Sindrom turner adalah suatu gejala dimana seseoran memiliki jumlah kromosom hanya 45 buah saja, dimana satu kromosom seks hilang atau mengalami mutasi.Gejala sindrom turner sering menimpa wanita sehingga ia tidak mengalami perkembangan pada bagian ovariumnya. Sering kali penderita Sindrom Turner mengalami tubuh pendek, di bagian leher tidak terdapat lipatan kulit dan wajahnya selalu terlihat seperti anak kecil.
2. Sindrom Klinefelter
Sindrom ini mengenai pria dimana ia mengalami perkembangan organ seksual yang tidak normal. Umumnya penderita akan mengalami bagian testis yang mengecil. Selain itu biasanya penderita ini akan mengalami kekurangan hormon androgen.
Sindrom klinefelter juga Dapat menyebabkan seseorang mengalami gangguan saat mengkordinasikan badannya. Sering kali ia mengalami kesulitan dalam keseimbangan tubuh, Gerakan seperti melompat, dan menggerakkan tubuh menjadi lebih lambat.
3. Sindrom Jacob
Sindrom jacob ini cukup unik terjadi dimana biasanya seorang anak yang telah lahir akan memiliki bentuk tubuh yang normal sama seperti anak – anak lainnya. Namun selama masa pertumbuhan maka anak ini akan mengalami pertumbuhan tinggi badan yang lebih pesat dibanding orang seusianya. Namun walaupun postur tubuhnya normal tetapi berat badannya lebih rendah dibanding tinggi badannya.
Hal yang membahayakan dari penderita sindrom ini adalah biasanya mereka memiliki tampang dan sifat kriminal, sering kali ia menusuk – nusuk sendiri matanya dengan menggunakan benda tajam
Selain itu masih ada banyak sekali jenis sindrom yang tidak kami jelaskan seperti ACA Syndrome (Hughes Syndrome), Stickler Syndrome, Super Female Syndrome, Cri du Chat Syndrome, Edward Syndrome ,Patau Syndrome.
Fungsi kromosom
Kromosom adalah sebuah batang yang tersusun dari Asam Deoksiribonukleat (ADN) yang sangat padat karena dipilin sangat rapat sekali. Di dalam susunan ini Kromosom  berfungsi menyimpan Informasi genetik dari setiap hewan maupun tumbuhan.Kromosom juga mengalami reproduksi yaitu membelah dan membuat salinan kode genetik yang ada di dalam dirinya.
Materi genetika yang terdapat di dalam kromosom akan di turunkan ke anaknya apabila melakukan reproduksi secara seksual. Lokasi Kromosom itu sendiri terdapat di dalam Inti sel bagi sel eukariotik. Kromosm juga sebagian besar memiliki pasangan masing – masing. 

Kromosom manusia
Kromosom pada manusia berjumlah 23 Pasang atau 46 Buah, 22 pasang adalah kromosom tubuh dan 1 pasang lainnya adalah kromosom kelamin. Setiap makhluk hidup memiliki jumlah kromosom yang berbeda – beda.Setiap lokus kromosom menyimpan informasi yang berbeda – beda pada tiap makhluk hidup, terjadinya perubahan atau kerusakan pada kromosom dapat menyebabkan masalah serius terutama pada makhluk hidup. Seringkali kerusakan pada kromosom terjadi pada saat sel mengalami pembelahan. Apakah ia mengalami mutasi atau lainnya.
image
Kromosom homolog
Kromosom homolog (2n) adalah kromosom yang terdapat di dalam sel dimana ia memiliki pasangan dan memiliki struktur dan susunan yang sama dengan pasangannya. Kromosom homolog (2n) sering disebut dengan diploid. Sedangkan sel yang hanya memiliki 1 saja tanpa pasangan diebut haploid. (n), contoh kromosom homolok adalah sel kelamin jantan atau sel kelamin betina saja.
Kromosom Homolog
Bentuk kromosom
Bentuk kromosom berbeda – beda, hal ini di dasarkan pada letak sentromernya. Selain itu, kromosom ada yang memiliki 1 lengan dan adapula yang memiliki 2 lengan. Berikut ini adalah bentuk – bentuk kromosom
Bentuk kromosom
1. Telosentrik adalah kromosom yang letak sentromernya ada pada bagian ujungnya.
2. Akrosentrik adalah kromosom yang letak sentromernya seolah – olah mendekati salah satu bagian ujung kromosom.
3. Submetasentrik adalah kromosom yang bagian sentromernya terletak seperti mendekati bagian tengah dari kromosom.
4. Metasentrik adalah kromosom yang bagian sentromernya berada di bagian tengah sehingga apabila dilihat maka bentuknya seperti huruf V.

Artikel Terkait